FUNGSI ILMU SUPRANATURAL / METAFISIKA.
tulisan ini dilatar belakangi atas pengalaman pribadi.
setiap pelaku spiritual / metafisika akan mengalami beberapa tahap penggodokan olah batin yang bisa aku deskripsikan sebagaimana berikut ini :
TAHAP PERTAMA
tahap ini adalah tahap pencarian ilmu, dimana ketika melihat suatu atraksi magic, heroisme dan sejenisnya timbul gejolak ingin bisa seperti mereka, mulailah belajar agar seperti pahlawan yang diidamkan, dimana ada guru sakti di temui meminta ijin agar diberi sedikit ilmu yang dimilikinya, dimana ada buku sakti, primbon, mujarobat dan sejenisnya dibeli untuk diamalkan, susah payah mencari guru yang dididamkan demi tujuan yang semu, korban harta benda, waktu dan tenaga tidak menjadi sebuah masalah demi menuruti keinginan hati agar bisa sakti.
TAHAP KEDUA
setelah guru sakti ditemui, buku sakti didapati mulailah tahap selanjutnya yaitu proses pembelajaran, pengisian, puasa, tapa brata, ritual sesuai petunjuk-pun dilakukan demi tujuan agar bisa sakti sesuai pahlawan yang pernah dilihatnya. lagi lagi korban waktu, biaya dan tenaga
TAHAP KETIGA
setelah semua laku ritual dijalani, petunjuk guru dan buku diikuti jadilah dirinya seperti yang didam idamkan, hal aneh aneh seperti kebal bacok, kebal pukulan, tendangan, pelet dan hal aneh aneh lainnya menjadi teman kehidupan sehari hari tawuran dijalani, pelet gadis dilakukan setiap hari hingga pada akhirnya semuanya semu, ilmu kebal yang dulunya di idam idamkan, ilmu pelet yang dulu di damba dambakan sudah menjadi kebiasaan dan hilanglah hal hal mistis yang dulu diagung agungkan. semuanya semu hambar bahwa kebal, pelet dan sejenisnya tak lain hanya sebatas tujuan semu yang telah membuang harta dan tenaga
TAHAP KEEMPAT
pada tahap inilah ilmu kita diadu dengan selentingan ucapan orang orang skeptis yang tak mempercayai ilmu metafisika, gunjingan bahwa ilmu ghaib adalah syirik, najis, murtad, menjual ayat dan sebagainya membuat telinga panas, hati terbakar, namun lagi lagi ilmu kesaktian tidak menunjukkan kesaktiannya lagi, belum lagi tantangan adu keilmuan oleh orang orang sejenis ini, lagi lagi ilmu yang dulu dipelajari dengan susah payah tidak menunjukkan kesaktiannya. hingga pada akhirnya hanya pengakuan dari masyarakatlah yang membuat ilmu ghaib pada diri kita tetap ada. hanya sebuah pengakuanlah bahwa kita memiliki kelebihan dibanding orang biasa.
TAHAP KELIMA
tahap inilah yang menentukan arah dan tujuan untuk apakah kita dulu mempelajari ilmu ghaib, jika kita belajar demi kesaktian, maka kesaktian akan membuat kita kecewa kelak.... yang jelas niat dan tujuan untuk apa kita belajar ilmu ghaib adalah kunci utamanya
APA SIH PELET TUH ?
Pelet merupakan ilmu gaib yang paling terkenal dan melegenda. Semua orang, dari berbagai kalangan, pasti pernah mendengar istilah pelet. Kendati demikian, tidak semua orang percaya bahwa ilmu ini memang bisa bekerja dengan baik. Maksudnya, banyak orang meragukan kalau mantera, media, ataupun ritual pelet terbukti ampuh menjerat lawan jenis. Misalkan saja, dari semula benci jadi rindu setengah mati. Atau yang semula acuh jadi butuh dan ingin selalu disentuh.
Daya kerja ilmu pelet sendiri sesungguhnya terletak pada kekuatan sugesti terpola dari orang yang melancarkannya. Untuk menghimpun kekuatan sugesti itu justeru dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam melakukan ritual atau lelaku ilmu pelet, yang biasanya tidak cukup dengan mantera, melainkan juga harus dipertajam dengan puasa dan ritual khusus yang pada umumnya sangat berat. Karena itu, ringkasnya, tak mudah untuk menghimpun kekuatan sugesti terpola yang dapat dilancarkan sebagai energi pelet yang amat ampuh.
Salah satu contohnya adalah pelet atau pengasih Jaran Goyang. Kekuatan pelet yang satu ini bisa menjadikan korbannya seperti seekor kuda (Jaran; B.Jw) yang tengah dilanda nafsu birahi. Tubuh sang kuda selalu bergoyang-goyang tak tenang, karena kerinduan dan birahi pada lawan jenisnya. Karena itu kemudian ilmu pelet ini diberi nama Pengasih Jaran Goyang. Jika pelepasan energi sugesti pelet ini dilakukan dengan benar dan tepat sasaran, maka korbannya, khususnya kaum perempuan, niscaya akan dilanda kerinduan yang amat dahsyat, dan rasa asmara yang menggelora. Bila keduanya tidak tersalurkan, maka besar kemungkinan korban akan terganggu kesadarannya. Karena itulah pelet jenis ini kerap disebut sebagai pengasihan super, mengingat kekuatannya yang amat dahsyat.
Untuk menyerap dan melancarkan energi Pengasih Jaran Goyang tentu tidak mudah, sebab dibutuhkan ritual khusus yang amat berat. Salah satunya, si pelaku harus puasa ngebleng (tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur) selama 3 hari 3 malam. Bayangkan, tentu tidak mudah untuk menjalankannya, bukan? Bahkan konon dalam sebuah cerita daerah cirebon Pelet Jaran Goyang ini sampai merenggut nyawa target, dan pelaku ritual ini. Baridin dan Suratminah anda yang berdomisili di wilayah Cirebon Indramayu, ataupun pantura Subang tentu ingat kisahnya.
Untuk itu mohon di pikirkan kembali apakah anda siap untuk menggunakannya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
YOU CAN COMENNT HERE